Investasi Reksa Dana

Umur Ideal Investasi Reksa Dana dan Penjelasannya Ditahun 2022

Umur Ideal Investasi Reksa Dana dan Penjelasannya Ditahun 2022 – Banyak orang menanyakan pada usia berapa yang ideal untuk melakukan berbagai investasi. Apakah usia di atas 30 tahun sudah terlambat untuk melakukan investasi reksa dana. Lantas, bagaimana jawaban yang tepat dan sesuai?

Mengenal Apa Itu Investasi Reksa dana

Tidak sedikit di antara kita yang baru mulai memikirkan investasi pada saat usia sudah mulai tidak produktif. Padahal sejatinya, tujuan utama investasi bukan hanya sekadar persiapan keuangan di masa tua. Oleh karenanya, memilih investasi yang tepat adalah hal penting, salah satunya reksadana.

Dibanding dengan instrumen investasi lain seperti saham, reksadana memang menjadi pilihan yang relatif lebih aman dengan risiko yang lebih minim. Reksadana dijalankan oleh seorang manajer investasi yang akan menyebarkan asetmu tersebut di lebih dari satu produk maupun perusahaan.

Dengan demikian, ketika satu perusahaan mengalami penurunan maka masih ada perusahaan lain yang cenderung naik atau stabil sehingga aset investasi Anda akan lebih aman dan terlindungi dari kerugian.

Usia Memulai Reksadana

Untuk memulai reksadana, sebenarnya dapat dilakukan pada usia berapa pun. Namun pada dasarnya, ada baiknya jika dilakukan sedini mungkin sehingga memungkinkan adanya akumulatif di masa mendatang yang lebih banyak. Memang tidak ada kata terlambat untuk memulai, namun jika dimulai pada usia matang, tentu imbal hasilnya tidak dijamin akan begitu banyak.

Banyak orang masih ragu dengan sistem investasi reksadana dan memilih untuk menundanya terlebih dahulu sampai memiliki cukup dana untuk berinvestasi. Padahal dengan reksa dana, Anda dapat memulainya dengan nominal yang tidak terlalu besar.

Sebagai pemula, nominal yang dibutuhkan untuk berinvestasi reksadana bisa dibilang cukup terjangkau. Anda bahkan bisa memulainya dengan nominal puluhan ribu sampai dengan ratusan ribu rupiah saja. Lantas, bagaimana sebaiknya cara memiliki reksadana ini?

1. Tentukan dulu apa tujuan Anda

Ada baiknya jika terlebih dahulu Anda mengetahui apa yang menjadi tujuan Anda berinvestasi reksadana. Dengan risiko yang tidak terlalu besar, imbal hasil yang diperoleh biasanya juga tidak terlalu tinggi. Namun, jika serius dan konsisten, tentu semuanya bisa saja terjadi, bukan?

2. Periksa kredibilitas manajer investasi

Anda juga perlu memilih manajer investasi yang tepat, baik dengan mendaftar langsung, menuju ke bank partner, atau ke marketplace untuk membeli reksadana. Semuanya bisa dijalankan, namun pastikan Anda sudah mengetahui mana yang terbaik dan cocok untuk Anda. Saat ini sudah ada berbagai marketplace yang menawarkan kemudahan investasi reksadana sehingga bisa dicoba.

Investasi Reksa Dana

3. Pilih reksadana yang sesuai dengan tujuan Anda

Jangan lupa memilih reksadana yang sesuai dengan keinginan. Jika target Anda termasuk dalam target jangka panjang, maka Anda dapat memilih reksadana dengan proyeksi hasil yang lebih tinggi meskipun risikonya juga tinggi. Sebaliknya, jika target tersebut termasuk jangka pendek, ada baiknya memilih reksadana dengan risiko yang rendah.

4. Mulai transaksi

Jika semuanya sudah siap, Anda bisa langsung memulai transaksi reksadana secara langsung. Pastikan kembali performa reksadana tersebut cukup oke, kemudian Anda bisa langsung membayar dengan metode yang tersedia dan mengunggah bukti transaksi.

5. Jangan lupa memantau secara berkala

Biasanya, transaksi reksa dana akan dapat diproses maksimal 1×24 jam. Selanjutnya, pantau terus pertumbuhan reksadana tersebut meskipun biasanya Anda juga akan mendapat laporan terkait pertumbuhannya. Supaya lebih memberikan hasil, Anda juga dapat membagikan investasi tersebut di berbagai reksa dana potensial.

Seperti itulah artikel tentang Umur ideal untuk Investasi reksa dana, ada baiknya kamu mengambil keputusan yang bijak dalam keuangan. Hemat pangkal kaya.